Selasa, 08 Oktober 2013

Kuliah merupakan Tuntutan Generasi Muda Indonesia

KULIAH MERUPAKAN TUNTUTAN GENERASI MUDA INDONESIA
Banyaknya permasaalahan bangsa indonesia kedepan membuat keharusan generasi muda untuk duduk di bangku kuliah dan mengecapi dunia pendidikan yang tertinggi yaitu itu masuk di universitas negeri maupun swasta. Kemajuan bangsa pun akan terlihat bila para Generasinya itu memiliki kemampuan untuk berfikir Kreatif, dan Inovatif. Tetapi peran pemuda tak terlepas oleh para pendahulunya seperti apa yang dikemukakan oleh Sir izaac Newtown “ If I have seen father, it is by standing on the shoulders of giants” Ia mengakui  bahwa mampu melihat jauh kedepan karna berdiri diatas pundak para raksasa yang telah mendahuluinya.
 










Sebab walaupun pemuda sebagai motor tetapi orang yang sudah mendahului sebagai bensinnya itulah peribaha yang tepat. Karna pemuda tak akan lepas dari pemikiran para pendahulunya karna pemuda selalu menghormati para pendahuluinya dengan mengembangkan apa yang difikirkan para pendahulunya. Dan negara dalam hal ini pun mengambil peran sebagai fasilitator untuk membantu para pemuda dalam memberikan falitas penunjang untuk membantu para pemuda dalam hal mengembangkan idea-ideanya. “Jika negara mengingkari pemuda sama halnya seperti mengingkari keberadaan negara itu sendiri” begitulah Relasinya.


















Akibat negara tidak memberikan fasilitas, banyak para pemuda yang keluar untuk mengembangkan bahkan menyumbangkan pemikirannya terhadap negara luar. Sehingga, apa yang negara kita rasakan selalu dilema karna negara kita dari tahun ketahun hanya berdiam diri seperti tak memiliki suara untuk berbicara dikancah Regional bahkan Internasional.
 













Semua itu akan berakhir tentunya bila para pemuda selalu bersemangat 45 untuk mengecapi dunia pendidikan dengan keseriusan tanpa terpengarui oleh hal-hal negatif seperti narkoba & seks bebas. Maka, insyaallah kita akan bisa menjawab semua pertanyaan dan permasaalahan di negara indonesia tercinta selama ini. Bersama-sama kita para pemuda untuk mendeklarasikan indonesia tanpa adanya korupsi. Karna kita sebenarnya sebagai generasi penerus malu bila mendengar budaya korupsi dinegara kita ini. Karna pada hakikat sebenarnya korupsi itu bukan budaya negara kita tapi melainkan musuh yang paling nyata bagi kita bersama. Sebab, banyak rakyat yang menderita karna korupsi.





Para orang tua yang tidak mampu membiayayai perawatan persalinan anaknya dan bahkan kehidupannya sendiri. Dengan rasa terpaksa menggugurkan cabang bayi mereka. Siapa yang dapat kita salahkan pada saat ini? Tidak ada yang dapat menjawabnya karna ini merupakan permasaalahan negara kita berarti rumah kita sendiri. Kita harus segera berbenah diri sebelum timbulnya konflik-konflik yang besar dari dalam negara kita sendiri.
Kewajiban kita yang terakhir adalah menjaga keutuhan NKRI beserta wilayahnya yang sangat luas. Sehingga kita menjadi benteng yang kokoh bagi negara kita tercinta ini dan menjadi pemersatu wilayah dari sabang sampai meuroke dari pulau rote sampai miangas.

”Jangan tanyakan apa yang negaramu berikan untukmu tapi,tanyakanlah pada dirimu sendiri apa yang telah apa kamu berikan untuk negerimu”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar